SMS Cinta Mempesona
Ada sms tiba saat senja Kata-kata di dalamnya Seperti penuh cahaya
Setiap titik koma Begitu sarat makna
Ada sms tiba saat senja Dari hati penuh cinta
Mencintaimu adalah keindahan
Dicintaimu adalah kebahagiaan
Ini pantun, pantun rindu Muncul dari lubuk hatiku
Bila aku kangen padamu Serasa sendu di dalam kalbu
Tidurlah tidur sayangku Kujaga kamu dengan doaku
Kuselimuti kamu dengan cintaku
Burung balam melintas langit kesunyian
Selamat malam, kuantar kau dengan kecupan
Selamat malam Handphone kan kutidurkan
Sebelum terpejam Beri aku satu kecupan
Seperti kau yang lelah Dan ingin istirah
Hp ini pun ingin rebah Dengarlah ia mendesah
“Selamat malam, Ciumku paling dalam”
Kubawakan kamu kembang kau bilang sayang
Kukirim kamu lagu kau bilang lalu
Kuberi sepotong coklat kau bilang dapat
Bila kuberi cinta kan kau bilang apa
Kecupan di pipi, seperti pesan ringan
yang kau kirimkan
Mari kutuntun kamu Ke dalam jiwaku
Agar kamu tahu Segala risauku Selalu tentangmu
Seekor kucing hitam Mengeram dalam malam
Rinduku yang muram Tak kunjung redam
Aku larut dalam melankoli matamu…
Datanglah datang Pacarku sayang
Kan kutimang Kusayang-sayang Dirimu seorang
Tak bisa kufahami isyarat yang kau beri
Kaulah teka-teki terbesar abad ini
Kukirim kata cinta karena kata serupa kristal kaca.
Kau bisa berkaca atau melihat lukadi dalamnya.
Sepisau sepi Seikat duri
Betapa nyeri Kau khianati
Apa yang berharga dari Cinta ini Cinta membuat kita percaya pada ilusi
Bahwa yang fana akan jadi abadi
Sinar bulan di halaman Merebahkan bayang-bayang
Aku termangu sendirian Melamunkan kamu seorang
Seperti kelinci putih yang lucu Kamu muncul dalam hatiku
Menggelitikkan rindu
Airmata ini tak hanya di pipi.
Airmata ini menetes dari hati…
Di matamu sendu Ada kabut rindu
Di matamu cerah Ada pendar gairah
Di matamu bening Aku tak bisa berpaling
Kangen iniLaut tak bertepi
Doa ialah hati penuh cinta Dan kukirimkan itu
Di hari ulang tahunmu
Cinta datang tanpa mengetuk,
tapi bisa kurasakan hadirnya yang lembut dalam hatiku
Bila cinta seperti permen, resapi manisnya
dengan lidahmu Bila aku seperti permen,
nikmati aku dengan cintamu
Aku ingin menciummu, tidak dengan bibirku
tetapi dengan jiwaku…
Rembang petang Datang menjelang
Dan bila kau datang Kuberi cium paling saying
Tak ‘kan terhapus kenangan
Oleh ciuman penghabisan
Janji lelaki Serupa belati
Janji wanita Serupa bisa
Duka diri Duka duri
Duka hati Tak terperi
Tak kan terhapus bekas gincu
dari bibirmu di bibirku
Ia akan Abadi dalam waktu
Izinkan aku bertamu Ke jiwamu
Bagai kunang-kunang Malam ini aku kan datang
Ini pesan ringan Tapi sarat kenangan
SMS ini kukirimkan Karna kangen kecupan
Dekatkan hatimu pada api cinta ini
Tapi jangan sampai terbakar sekali
Masuklah ke telingaku Agar bisa kau dengar
Setiap kata dan suara Menjeritkan kesepianku
Ciumanmu yang lembut Seperti cahaya pagi
yang membangunkanku
Yang Abadi ialah cinta Kita fana
Aroma kopi di kafe ini
Mengingatkanku pada harum bibirmu
Setiap ciuman Mekar jadi kenangan…
Adam dan Hawa Mungkin tak bahagia
Tapi aku percaya Aku dan kau akan bahagia
Tolong teduhkan bayang-bayang rindu
yang lindap di hatiku Tak tahan rasanya
aku terkubur bayang-bayangmu
Waktu kau tertidur Kangenku bersikeras masuk
Ke dalam mimpimu
Cinta dalam sepotong roti ialah cinta yang menghidupi
Cinta dalam sepotong hati ialah cinta yang tak bertepi
Cinta dalam sepotong sepi ialah cinta yang tak mau berbagi
Bunyi jarum jam yang kau dengar
tengah malam saat kau sendirian
Itulah detak rinduku yang mendekatimu
Kubayangkan hujan yang turun,
Bagai malaikat berjubah kelabu yang turun dari surga
membawa berkah untukmu
Ada kupu-kupu Tanda ada tamu
Ada setangkup rindu Tanda ingin ketemu
Bila seluruh samudera jadi tinta
Takkan cukup menuliskan cinta
Tahukah kau isyarat rindu
Ialah ketika kukirim SMS ini kepadamu
Cinta sejati tak dibagi-bagi.
Karena pencinta sejati bukan penjual roti.
Mendengar suaramu seperti mendengar lagu pop dinyanyikan…
Mata hitam Kopi hitam
Segelas malam Betapa kelam
Rindu yang dalam “Selamat malam…”
Cinta mati jadi duri
Cinta buta jadi lupa
Cinta diri jadi sepi
Cinta kamu jadi rindu
Dukaku abadi Saat kau pergi
Sempurnalah sepi
Ada yang mengaduh Saat bunga luruh
Seperti ada keluh Saat gerimis jatuh
Ah, betapa jenuh Saat rinduku penuh
Cinta seperti secangkir kopi yang pahit,
Tapi membuat kita ketagihan
Malam sudah ngantuk Handphone sudah ngantuk
Buku sudah ngatuk Jam sudah ngantuk
Sepi pun sudah ngantuk Tapi rinduku padamu
Terus mengetuk-ketuk
Janjimu Serapuh sayap kupu-kupu
Cinta tanpa kebebasan selalu berbahaya.
Cinta tanpa kesetiaan selalu sia-sia.
Izinkan aku memasuki hatimu yang paling sunyi
Dimana luka dan nyeri kau simpan sendiri
Gendang gendut Tali Kecapi
Kamu cemberut Manis sekali
Jalan terjauh yang mesti kutempuh
Adalah jalan rindu menuju hatimu
Kita dipertemukan sepi Setelah nanti kau pergi
apa arti ciuman ini
Kubaca lagi sms-mu Seperti membaca kenangan
yang kaukirim padaku.
Beli mengkudu Naik andong
Bila emang rindu Kasih cium dong!
Hari sudah malam Bulan di peraduan
sepi sendirian. Mataku hampir pejam
Berilah aku ciuman dari kejauhan
Ada sepasang merpati Terbang meniti pelangi
Ada sepasang hati Terbang meniti janji
Ini pantun jantung hati Tertusuk panah sakit skali
Bila kau benar mencintai Kenapa selalu kau sakiti
Seulas senyummu Membayang di kaca jendela
Kabut dingin mengaburkannya. Seulas senyummu
Yang membayang dalam jiwa Bagaimanakah menghapusnya
mantra sepi dari duri dalam diri
mantra api dupa dupi dari diri
dalammu duri Pyuuuhhh:
Kusihir kau Jadi pacarku!
Pada SMS ini Akan kau temukan duka
Di antara kata dan tanda baca
Cintaku, kita begitu dekat Seperti terang dan cahaya
Aku cahaya dari terangmu Kamu cahaya bagi terangku
Duka Seperti bubuk merica
Ditiup ke pelupuk mata
Ke neraka atau ke sorga
Sama saja! Asal kita slalu bersama
Rumah kuning Berpintu ungu
Kau mengerling Aku termangu
Yang kekal ternyata bukan cinta
Tapi airmata
Kita bercinta Seperti kucing birahi
Mengigit-gigit sepi
Senyum manis pacarku
Tersimpan dalam HPku
Duka di jiwa Duka di badan
Menyatu dalam cinta
Kubaca pesanmu Di handphone-ku
Kulihat kerling matamu Tersimpan di situ
Semoga hpmu tak bosan Menerima sms-smsku
Dan kau juga tak bosan Menerima kangenku.
Aih, nomer yang cantik
Seperti matamu yang lentik
Doa yang kukirim kepadamu telah menjelma kupu-kupu.
Bila nanti dalam tidurmu kau lihat kupu-kupu itu
Biarkan ia hinggap di mimpimu.
“Hallo…” Kusapa cintamu
Yang menjawab Cuma sepi.
Bila hp-mu itu telinga, Ia pasti selalu mendengar
setiap kata dan suara, bisik dan desah rinduku
yang tak sempat terkirimkan kepadamu.
Kukirim berkali-kali sms ini. Tapi setiap kali
pula kuterima sepi
Tiktok jarum jam itu Mengekalkan kantuk
Ingin kuhantar tidurmu Dengan cium dan peluk
Pada tawamu terhampar senja
Betapa suka aku memandangnya
Kecup lidahmu manis
Seperti rasa brownies
Puding di gelas itu Mengingatkanku
Pada puting susumu
Ada sms-mu masuk
Bagai hatiku yang diketuk.
Cintamu kusimpan
Seperti sekotak manisan
Lihatlah gerimis kecil Melintas bulan April
Kau kupanggil-panggil Tiap rinduku menggigil
Sepi pada senja Ialah kesepian kita
Dan berciumanlah kita Mengulum duka dunia
Cinta kita akan jadi kayu pertama
di api unggun pembakaran Dan rindu kita
akan jadi abu terakhir setelah padam api pembakaran
Seperti pesan gaib SMSmu menyelusup
Ke dalam mimpiku
Di bening airmata cinta aku berkaca
Ini duka milik siapa
Kupikir ini sudah terlalu sms-sms yang kaukirim padaku
telah beranak pinak jadi rindu
Ingin kutuliskan pertemuan kita Dengan bahasa paling sederhana
Tapi ternyata kata-kata Lebih rumit dari perasaan kita
Rinduku padamu
Bagai melati di atas batu
Selamat pagi Kukirim sms ini
Sebagai ganti Hatiku yang sepi
Bila nanti selesai Kau baca sms ini
Simpanlah rindu yang kukirimkan dalam hatimu.
Kamis, 22 Juli 2010 0 komentar









